Beranda




Lambang Kota Blitar


Seperti diketahui, menurut sejumlah buku sejarah, terutama buku Bale Latar, Blitar didirikan pada sekitar abad ke-15. Nilasuwarna atau Gusti Sudomo, anak dari Adipati Wilatika Tuban, adalah orang kepercayaan Kerajaan Majapahit, yang diyakini sebagai tokoh yang mbabat alas. Sesuai dengan sejarahnya, Blitar dahulu adalah hamparan hutan yang masih belum terjamah manusia. Nilasuwarna, ketika itu, mengemban tugas dari Majapahit untuk menumpas pasukan Tartar yang bersembunyi di dalam hutan selatan (Blitar dan sekitarnya). Sebab, bala tentara Tartar itu telah melakukan sejumlah pemberontakan yang dapat mengancam eksistensi Kerajaan Majapahit.




Bupati Blitar


Pelantikan Bupati Blitar diundur Sehari. Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Guntur Wahono. Guntur pada Selasa (11/01/2011) mengatakan tentang kesiapan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Blitar terpilih, Herry Nugroho - Riyanto. "Surat keputusan dari Mendagri sudah diterima, termasuk surat pemberhentian dan pengangatan Bupati dan Wakil Bupati Blitar yang baru",








Keadaan Demografi Kabupaten Blitar

Penduduk merupakan salah satu potensi bagi Kabupaten Blitar untuk menggerakkan pembangunan, namun sebaliknya menjadi permaslahan apabila kualitas sumberdaya manusianya masih rendah. Jumlah penduduk yang besar dengan kualitas SDM yang tinggi akan sangat mendukung pemerintah dalam mencapai tujuan-tujuan kesejahteraan masyarakat.
Adapun jumlah penduduk Kabupaten Blitar pada tahun 2008 mencapai 1.268.194 jiwa, terdiri dari penduduk perempuan 637.419 jiwa dan laki – laki 630.7754 jiwa.
Adapun tingkat pertumbuhan penduduk Kabupaten Blitar mencapai 0,80% dengan kepadatan penduduk rata-rata 729 km2.

Adapun sebaran penduduk di Kabupaten Blitar untuk masing – masing kecamatan adalah sebagai berikut :
No KECAMATAN LAKI-LAKI PEREEMPUAN JUMLAH
1. Bakung 15.090 15.385 30.475
2. Wonotitro 20.701 20.778 41.479
3. Panggungrejo 22.619 23.360 45.098
4. Wates 16.949 17.147 34.188
5. Binangun 24.433 24.755 49.520
6. Sutojayan 26.277 26.293 52.191
7. Kademangan 36.328 35.863 72.829
8. Kanigoro 38.625 39.204 77.370
9. Talun 33.073 33.297 66.125
10. Selopuro 22.828 23.297 46.971
11. Kesamben 29.342 29.629 58.971
12. Selorejo 21.621 21.690 43.311
13. Doko 22.729 22.880 45.609
14. Wlingi 29.484 29.657 59.141
15. Gandusari 37.957 38.062 76.019
16. Garum 34.427 33.873 68.300
17. Nglegok 38.114 38.388 76.702
18. Sanankulon 28.597 28.951 57.548
19. Ponggok 51.493 52.590 104.083
20. Srengat 33.164 33.615 66.779
21. Wonodadi 25.255 26.219 51.474
22. Udanawu 21.719 22.284 44.003

JUMLAH 630.755 637.419 1.268.194
daftar jumlah penduduk setiapkecamatan
















Tidak ada komentar:

Posting Komentar